May 30, 2008
harus berhenti disini ?
akhir bulan mei.
akhirnya kota padang tidak perlu menunggu kebakaran hutan akibat kemarau berbulan - bulan. cuaca yang kurindukan telah datang. anehnya dia datang pada saat aku memajang teruterubozu terbalik di layar komputer tempat aku bekerja dan melihat dunia yang sulit aku mengerti.
hujan.
sudah lama aku menunggunya. sejak aku prihatin melihat sungai besar di depan rumahku di penuhi sampah karena tersangkut pada dasar sungai yang dangkal. aku tidak suka pemandangan kotor itu.
setiap kali aku melewati rumah, setiap kali itu juga aku menatap sungai besar itu. kasian.
sedih.
bulan mei adalah bulan yang berat untukku. untuk pembentukkan pikiranku. untuk masa - masa yang sulit kuperdaya. mungkin selama tujuh hari di akhir bulan ini aku mencoba untuk merenungi semua hal sendirian. tapi pelan - pelan aku menyadari, ternyata aku lari dari mereka. mereka yang ada dalam kehidupanku. baik teman - teman kampusku yang setiap kali bertanya mengapa akhir2 ini sikapku dingin. mereka yang sedarah denganku, yang selalu mengoceh tentang hal yang sama setiap detik, menit, jam dan hari. dan tak lupa juga mereka yang orang - orang dari dunia maya, yang telah memberiku sedikit banyak pengaruh super dahsyat dalam otakku.
bingung.
di bulan mei pada tanggal akhirnya. aku tak tau harus bagaimana lagi. aku tidak pernah menemukan apa yang kucari. di akhir bulan ini, ada barang - barang menarik yang ingin kumiliki. novel, novel lagi, dan sebuah miniatur teruterubozu. hmm, sedikit banyak. dan semua sudah kembali kucari pada tempat yang sama. dan semua yang aku cari, sama sekali tak bisa aku dapatkan. semua hilang… saat aku menyadari semua yang ingin aku miliki hilang, saat itu juga aku merasa di sindir dan di uji. semuanya hilang. bukan dengan apa yang ingin aku miliki saja. tetapi juga dengan apa yang sudah aku punya dan aku berikan, semua hanya sampah. yang setelah di pakai akan dibuang. hanya sampah.
teman.
aku tak mengerti dengan pikiranku. teman - temanku adalah orang - orang yang menarik, unik dan jenaka. mereka bisa membuatku tertawa terbahak - bahak. membuatku gila. kadang mereka juga bisa membuat kubodoh. yah, teman. yang pada hari itu, pada malam itu, ketika aku merasa hancur. bercucuran air mata. terbaring sesal di atas tempat tidur. dan ingin memiliki seseorang yang bisa menghibur. maka aku hubungi temanku. dua sms pun dia balas. tetapi sangat singkat. ya, pesan yang sangat singkat. irit. dan pendek. tak ada arti apa pun. malah terkesan dingin. saat aku katakan aku akan kabur dari rumah dan menginap di kostsannya. dia tidak pernah membalas. kukira dia shock. jadi aku katakan aku hanya bercanda. ya, aku hanya bercanda. sekali lagi aku memang hanya bercanda. tapi, saat aku membaca balasannya, aku tercekek. temanku mengatakan hal itu sama sekali tidak penting. dia tau aku bercanda dan dia tak perlu membalas sms yang hanya akan membuat pulsa seratus ribunya habis.
semua ini membuatku gila.
teman, keluarga, apalagi yang kumiliki ??? tidak ada. aku menyadari betul bahwa aku sama sekali tidak memiliki apa - apa. aku sendirian. ya, sendiri. begitu hitam. begitu gelap. hahaha. hitam. tidak, aku bukan hitam. aku abu - abu. eh bukan, aku ini putih. yah, apalagi putih. tidak aku bukan putih. aku… aku… aku… hmm… entah lah. aku hitam. aku putih. dan aku abu - abu. bagaimana aku memilih untuk menjadi merah ?
untuk menghibur hati sendiri.
pada akhir bulan mei, aku men - non - aktifkan semuanya. friendster, multiply, ym dan juga ponselku. yah, sekarang aku membenci handphoneku. si keparat yang sama sekali tidak pernah kukenal seperti bangkit dari kubur menghubungiku, mengagetkan nadi2ku setiap handphoneku bergetar tanpa bunyi, setiap aku melihat tulisan kampret di layar ponsel itu, setiap itu lah aku matikan handphone. setelah dia memaksa ingin bertemu denganku dengan sebuah ancaman bahwa dia akan mengobrak - abrik kampusku untuk mencariku. pada waktu itu aku hanya membalas smsnya dengan jawaban, "datanglah, aku tunggu kau di depan pintu kelasku. tapi jangan menyesal bila ternyata aku tidak kuliah disana." si kampret yang aku sendiri tak pernah ingin tau namanya itu seperti menyuguhkan hiburan kecil bagiku. dan itu terjadi beberapa bulan yang lalu. satu tahun yang lalu. kupikir ia sudah mengubur nomor handphoneku yang aku tak tau bagaimana ia bisa mendapatkannya. kupikir ia sudah mengubur nomor itu bersama hari2nya yang berlalu seiring dengan kekurang kerjaannya itu. tapi ternyata pada akhir bulan mei ini, dia seperti bangkit dari kubur. setiap hari nomor keparatnya itu masuk dan terpajang di layar ponselku. setiap hari juga aku membiarkan nomor itu menari2 di layar ponselku. lalu aku matikan handphone itu. bukan karena sang keparat itu kembali menghubungi tapi lebih karena… aku lari dari semua orang.
mainan baruku.
salah seorang teman waktu SMAku kembali hadir. aku bertemu dengan mereka pada acara seminar yang diadakan UNP di pertengahan bulan mei. temanku itu merekomendasikan sebuah dorama yang sangat ia sukai, tentunya karena sang aktor adalah lelaki berwajah tampan nan rupawan. Yamapi. si korosaki. kalau dilihat2 keren juga. yah, baguslah aku mendapatkan mainan baru. di akhir bulan mei ini, aku sudah menonton 2 dorama yang di bintangi yamapi. korusagi dan nobuta wo produce. jepang memang mempunyai banyak ide untuk di visualkan. hebat. aku menyukai kedua dorama itu. yamapi memang nyaris sempurna. dia sangat berbeda dengan banci2 artis jepang yang lain. yang terkesan manis tanpa kualitas. tapi yamapi tidak manis. tidak imut2. tapi dia hmm… seperti film atau dorama yang di bintanginya. hitam. haha keren. tapi ini konyol !
dasar penakut.
pada akhir bulan mei. aku menyadari, sejak awal, sejak dulu, ketakutan membuatku tak pernah maju. padahal kalau mau jujur, aku nyaris memiliki banyak talenta. dari suara, dari kuas, pensil, keyboard komputer, dan guratan - guratan di pikiranku yang membuat teman - teman kampus yang rata2nya adalah hedonis menganggapku manusia aneh. ya, ketakutan membuatku nyaris statis dan nyaris mundur. aku takut aku di bilang aneh. seperti apa yang mereka selalu katakan padaku setiap kali aku menyatakan pendapatku. aku takut aku dimaki, dicaci, dicampakkan, dijauhi karena aku aneh. lama - lama aku seperti anak autis. hidup dalam dunianya sendiri. karena aku takut orang2 mendengar, melihat, mengatakan semua yang aku lakukan. aku takut. aku takut aku tidak di akui. karena aku tau pasti, apa yang aku buat tak pernah menjadi apa - apa. selalu menjadi sampah. ya, sampah yang setelah di pakai lalu di buang.
memang sudah saatnya aku bangkit.
pada akhir bulan mei. tiga cerpen sudah berhasil aku buat. ceritanya sangat sederhana. malah terkesan klise dan sangat biasa. tidak ada apa - apa di banding yang dibuat oleh orang - orang karena cerita yang kuangkat bertema keluarga dan melaratnya hidup. dengan setting di kotaku yang panas, dikotaku yang sabar karena gempa bumi suka sekali bermain - main disini. ya, di kotaku, padang. kota yang memiliki berpuluhan rumah makan. kota yang terkenal dengan objek wisata perutnya. ya, kota di mana para remaja merasa terpenjara karena kebebasan berekspresi disini seperti di diskriminasi. mungkin karena adat orang - orangnya yang suka mencaci dan memaki. melecehkan dan mengejek. padahal mereka tidak pernah berbuat apa - apa. bahkan mereka sama dengan sampah. mungkin aku sudah keterlaluan berbicara. tapi aku geram dengan kota ini. kota dimana yang punya talenta bisa populer karena ada "orang dalam" yang bermain di balik layar. padahal si empunya talenta adalah bunga yang tak layak untuk di pamerkan. kualitas rendah. nol besar. ya, di kota ini masih ada budaya, "keluargaku di bawah ketiakku". cuih !!! aku benci orang2 korupsi seperti mereka. kotor.
kembali aku katakan, aku harus bangkit !!!
pada akhir bulan mei. aku merancang rencana yang menurutku ini adalah rencana besar. rencana dimana yang dibutuhkan adalah keberanianku. rencana yang membuat aku gemetaran setiap kali aku membayangkan apa yang akan terjadi. rencana yang menakutkan. rencana yang mungkin sangat aku impikan. rencana yang menjadi awal atau akhir dari semuanya. rencana yang mungkin menjadi cambuk bagiku untuk maju. maju lebih kedepan. maju lebih berani. maju tanpa rasa takut. dan mungkin juga rencana yang akan membawaku hancur menjadi berkeping - keping. tapi setidaknya aku harus mencicipi sedikit efek dari rencana ini. pahit atau manisnya harus aku pikirkan sesudahnya. yang penting aku harus mencoba bangkit !!! bulan depan adalah bulanku. ya, bulan depan memang adalah bulanku. bulan juni. bulan juni adalah bulanku. dimana si gemini mengajakku bersuka - cita pada tanggal tiga nanti. ya, aku berumur sembilan belas tahun pada tanggal tiga nanti. apakah itu berarti aku panjang umur ? hahaha kurasa malah tanggal itu membuat hidupku berkurang satu tahun. ya, satu tahun.
pada akhirnya.
pada akhir bulan mei 2008. pada akhirnya semua kembali pada diriku sendiri. sudah lah jee, berhenti melarikan diri. bahkan namaku sendiri enggan kusebut. sudah lah, berhenti diam. berhenti tertunduk. berhenti melarikan diri. berhenti mundur. berhentilah untuk memikirkan semuanya. sekarang, lari lah. lari kemana arah angin membawa. lari kemana hati berkata. lari mengikuti arus sungai. lari dimana hujan mengejar. lari ke arah matahari senja datang. lari dimana keputus asaan mengejar. dan berhentilah lari dari diri sendiri. pada bait ini aku terdiam beberapa detik. aku berhenti menyakiti tuts pada keyboard komputer. karena aku ingin menulis satu hal. yaitu… berhenti lah lari dari kenyataan !!!
Filed by teruteru-bozu71 at 8:22 am under Weblogs
2 Comments